
Menurut sejarah dulu kala desa dinamakan Bate Tutong karena setiap pergantian tahun pepohonan di desa yang terdapat di sebuah pulau itu menggalami layu seperti terbakar. Sejak itulah dan sampai saat ini kampong tersebut dikenal dengan Bate Tutong yang berarti batu terbakar walaupun sekarang sudah berganti nama menjadi panton makmur namun masyarakat tetap menyebutnya dengan sebutan batee tutong artinya batu terbakar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar